Widget lucu

Selasa, 17 November 2015

Apa Penyakit Tifus Itu ?

Tifus adalah

 Home » Uncategorized » Akibat, Penyebab, Gejala, Ciri-ciri Penyakit Tifus Akibat, Penyebab, Gejala, Ciri-ciri Penyakit Tifus


Sebuah penyakit yang terjadi karena adanya masalah peradangan pada usus, penyakit ini sangat mudah menular seperti dari makanan yang tidak seteril atau makanan berbakteri. Kuman yang sering mengakibatkan penyakit tifus ini bernama salmonella. Biasanya orang yang terserang penyakit tifus akan diawali dengan gejala demam tinggi, dan jika sudah lama tidak diobati akan merasakan gejala-gejala lain yakni panas dingin, sakit pada bagian otot dada serta kepala akan terasa pusing.
 
Jika demam terus berlangsung, lama kelamaan akan muncul bercak-bercik ruam seperti luka memar namun kecil tetapi sangat banyak. Bercak-bercik ruam tersebut biasanya terjadi pada bagian lengan tangan dan kaki, namun ruam ini tidak akan mengenai bagian wajah. Selain itu penyakt tifus juga sangat mudah untuk dikenali, caranya adalah dengan menghitung apakah demam sudah berlangsung 2-3 mingguan. Jika sudah diketahui cepat obati ke dokter dan lakukan apa yang dokter tersebut suruh.

Gejala Penyakit Tifus ?

Gejala Tifus



Penyakit tifus ini tergolong penyakit yang mudah menular. Kita perlu mengetahui bagaimana ciri-ciri dari penyakit tifus ini agar kita segera bisa mendeteksinya sejak dini, dengan begitu kita akan bisa mengambil tindakan yang cepat dan tepat. Gejala dari penyakit tifus yang bisa dideteksi adalah:
  • Diawali dengan demam tinggi
  • Seminggu kemudian disertai pusing dan nyeri di dada
  • Biasanya muncul bercak-cercak pada tubuh dan di tangan
  • Perut terasa nyeri dan merasa mual
  •  Demam tak kunjung turun hingga 2 minggu
Jika Anda sudah mengalami gejal tersebut maka secepatnya Anda lakukan tindakan medis dengan membawanya ke klinik atau rumah sakit terdekat. Biasanya Anda akan di rekomendasikan untuk menjalani rawat inap sampai penderita sembuh total.

Cara Menghindarinya ?

Cara menghindarinya


  • Masak sendiri makanan Anda
Akan lebih baik jika Anda memasak masakan Anda sendiri di rumah. Akan lebih hemat uang daripada harus membeli makanan diluar. Dengan memasak makanan sendiri di rumah akan membuat Anda bisa mengontrol sendiri apakah makanan yang akan Anda makan nantinya higienis dan aman untuk dimakan atau tidak.
  • Makan di tempat yang higienis
Kalaupun Anda kesulitan untuk terus mengkonsumsi masakan sendiri, dan menuntut harus makan diluar maka Anda perlu memperhatikan tempat dimana Anda membeli makanan tersebut. Pastikan bahwa tempatnya benar-benar bersih. Akan lebih aman jika Anda tidak makan di tempat dan membungkus makanannya untuk kemudian makan di rumah saja. Kondisi itu dikarenakan untuk menutup kemungkinan persebaran bakteri dari peralatan makan yang di gunakan oleh orang lain atau pelanggan lainnya yang makan di rumah makan tersebut. Walaupun sudah di cucui, namun kita tidak bisa benar-benar memastikannya bukan, maka akan lebih untuk menghindarinya.
  • Privatisasi peralatan makan Anda
Memang sedikit ribet namun tidak ada salahnya untuk dilakukan. Anda bisa memprivatisasi peralatan makanan Anda sendiri, hal ini perlu dilakukan bagi Anda yang biasanya menggunakan peralatan makanan secara bergantian di kantor atau tempat lainnya. Jadi peralatan makanan Anda khusus buat Anda sendiri.
  • Bersihkan lingkungan tempat tinggal Anda
Rajinlah-rajinlah untuk membersihkan lingkungan tempat tinggal Anda. Menyapu, mengepel, dsb perlu menjadi pekerjaan harus dilakukan minimal seminggu sekali. Tidak hanya didalam rumah, halaman dan lingkungan sekitar juga perlu di pastikan tidak ada sampah atau kotoran yang menumpuk.
  • Rutin berolahraga
Ini adalah salah satu bagian dari usaha untuk menjaga sistem kekebalan tubuh Anda. Olahraga di pagi hari akan sangat membantu sistem kekebalan tubuh Anda tetap kuat dan mampu menangkal segala macam penyakit.
  • Makan makanan sehat
Olahraga yang cukup juga perlu ditunjang dengan konsumsi makanan yang sehat. Penuhi kebutuahan tubuh akan mineral vitamin. Berguna untuk memperkuat sistem imun kita.
  • Istirahat yang cukup
Ini yang biasanya kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang. Pola tidur yang buruk turut mempengaruhi kualitas imune tubuh kita. Kurang tidur akan membuat regenerasi sel-sel dalam tubuh jadi terhambat. Dampaknya imune tubuh kita melemah, dan hal itu membuat tubuh kita mudah terserang penyakit termasuk masuknya bakteri thyposa.

Penyebab Penyakit Tifus ?

Penyebab :



Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Bagi yang sudah terkena penyakit tifus maka potensi untuk sakit tifus kembali jauh lebih besar, maka perlu mengetahui kiat-kiat untuk menghidari terjangkit tifus kembali. Lalu bagi Anda yang belum menderita tifus maka Anda perlu mengetahui faktor-faktor penyebab tifus ini. Agar kita semua bisa menghindari penyebab penyakit tifus ini.
Tifus memang disebabkan oleh bakteri thipi, namun bakteri ini tidak akan masuk dan menginfeksi di dalam tubuh jika tidak disebabkan kebiasaan buruk yang kita lakukan atau kondisi sekitar kita yang menyebabkan masuknya bakteri tersebut. Berikut penyebab umum terjadinya penyakit tifus.

1. Makan makanan yang tidak higienis
Ini adalah penyebab utama dari penyakit tifus. Bakteri thypi terdapat pada makanan yang tidak terjaga kebesihannya dan kemudian masuk ke dalam tubuh saaat kita makan. Tidak hanya makanan, minuman yang tidak higienis juga berpotensi terdapat bakteri penyebab thypus. Oleh karena itu, penyakit ini sangat jarang terjadi di negara maju yang memang dikenal sangat menjaga kehigienisan makananya, berbeda dengan negara-negara berkembang seperti Indonesia yang masih ada kurang peduli dalam menjaga konsumsi makanan yang higienis.

2. Peralatan makan yang tidak bersih
Walaupun makanan yang kita makan bersih dan higienis, namun alat-alat makan kita seperti sendok, garpu, piring kita tidak bersih tentu juga turut mempengaruhi masukna bateri thypi. Bakteri tersebut bisa saja terdapat pada perlatan makan kita yang tidak dicucui dengan bersih. Penggunaan air yang tidak bersih akan mempengaruhi kualitas kebersihan peralatan makan kita. Tidak hanya peralatan makan yang perlu dijaga kebersihannya, peralatan memasak pun harus dijaga kebersihannya.

3. Lingkungan yang kumuh
 Bakteri thypi sangat mudah berkembang di lingkungan yang kumuh. Kotoran yang tidak membusuk dan tidak dibuang selama berhari-hari juga bisa menjadi tempat pertumbuhan bakteri ini. Apalagi saat musim hujan tiba, maka akan sangat rawan terjadi persebaran kotoran akibat genangan air atau banjir. 
 
4. Kekebalan tubuh menurun
Tidak hanya faktor eksternal saja yang mempengaruhi berkembangnya thypus di dalam tubuh kita, faktor internal dari diri kita sendiri juga turut berpengaruh. Tubuh yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah akan sangat mudah terserang penyakit, salah satunya thypus ini. Sistem kekebalan tubuh perlu dijaga untuk menangkal segala macam penyakit. Musim hujan sangat rawan membuat sistem kekebalan tubuh kita menurun. Untuk itu anda membutuhkan vitamin untuk daya tahan tubuh yang lebih di musim hujan.

Bagaimana Cara Mengatasi Tifus ?

Cara Mengobati Penyakit Tifus dengan Menggunakan Bahan Alami. 

sambilito

Bahan :
  • 10 gram daun sambilito yang sudah kering serta 20 gram kunyi yang sudah diris kecil.
  • 30 gram temulawak.
Caranya :
  1. Bersihkan semua bahan dengan menggunakan air bersih, kemudian rebus dengan menggunakan air sebanyak 800 ml.
  2. Jika sudah direbus tunggu hingga air tersebut menjadi dinggin.
  3. Setelah itu saring dan minum ramuan ini dengan mencapurkan madu secukupnya.
  4. Minumlah ramuan ini secara rutin maksimal 2-3 kali sehari.